Kamis, 23 Desember 2010 - 08:00:30 WITA
Peringatan Hari Menanam Indonesia dan Bulan Menanam Nasional Provinsi NTT
Diposting oleh : Administrator
Kategori: Konservasi - Dibaca: 3146 kali

Dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional tingkat provinsi Nusa Tenggara Timur, maka telah dilaksanakan kegiatan penanaman pohon oleh seluruh perwakilan UPT Kementerian Kehutanan serta dari Dinas Kehutanan Provinsi NTT yang dipusatkan di Kompleks Kantor Kabupaten Kupang, Naibonat - NTT. Dalam peringatan ini di hadiri oleh gubernur Nusa Tenggara Timur beserta jajarannya, Bupati Kabupaten Kupang beserta jajarannya dan Ketua DPRD Kabupaten Kupang. Dalam kesempatan ini Gubernur Nusa Tenggara Timur menegaskan kembali komitmen Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk menaman pohon dengan slogannya “ Tanam, Tanam dan Pelihara”. Dalam kesempatan ini juga Gubernur Nusa Tenggara Timur membagikan anakan kepada masyarakat sekitar. Berikut sambutan Menteri Kehutanan yang dibacakan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur.

 

 

SAMBUTAN

MENTERI KEHUTANAN

DALAM ACARA

PERINGATAN HARI MENANAM POHON

INDONESIA DAN BULAN MENANAM NASIONAL

TAHUN 2010

Yang terhormat :

Saudara Gubernur beserta Jajarannya;

Saudara Pimpinan DPRDProvinsi;

Saudara Bupati /Walikota beserta Jajarannya;

Saudara Pimpinan DPRDKabupaten/Kota;

Pimpinan BUMN, BUMD, BUMS;

Pimpinanperguruan Tinggidan OrganisasifLembaga

serta Tokoh Masyarakat;

 

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Selamat Pagi, Salam sejahtera bagi kita semua,

Dengan diiringi puji dan syukur ke hadirat Allah SWT,atas rahmat yang dilimpahkan kepada kita,perkenankan kami menyampaikan pengantar dalam

rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesiadan Bulan Menanam Nasionaltahun 2010.

Sebagaimana kita maklumi bersama bahwa pemanasan global bukan merupakan fenomena alam semata,namun merupakan dampak dari aktivitas manusia yang tidak terkendali yang menyumbang emisi gas rumah kaca (green house gases) di atmosfer sehingga menyebabkan meningkatnya suhu bumi.

Dampak dari pemanasan global merupakan suatu kenyataan yang telah kita rasakan bersama, yakni:

·         terganggunya ekosistem, kondisi cuaca yang ekstrim,

·         terganggunya sistem tata air daerah aliran sungai serta

·         ancaman terjadinya bencana alam banjir, tanah longsor

·         dan kekeringan, terganggunya ketahanan pangan nasional.

 

Saudara-saudara sekalian,

Berdasarkan Keputusan Presiden RI No. 24 tahun 2008, tanggal 28 November telah ditetapkan sebagai Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan bulan Desember sebagai Bulan Menanam Nasional (BMN).

 

 

Hari ini tepat tanggal 28 November 2010 kita menyelenggarakan peringatan HMPI yang ke 3 (tiga) diseluruh wilayah Indonesia. Tema peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia tahun 2010 adalah "Penanaman Satu MilyarPohon".

Pemilihan tema tersebut selaras dengan komitmen Indonesia yang telah disampaikan oleh Presiden RI di KIT Perubahan Iklim di Kopenhagen bulan Desember 2009 untuk menurunkanemisi gas rumah kaca sebesar 26% dengan upaya sendiri dan 41 % dengan dukungan internasional pada tahun 2020.

 

Hadirin yang berbahagia,

Gerakan Penanaman Satu MilyarPohon Tahun 2010 merupakan upaya nyata yang harus berhasil menanam sekurang-kurangnya satu milyar pohon di seluruh wilayah Indonesia. Untuk mensukseskan gerakan penanaman tersebut Kementrian Kehutanan telah melibatkan segenap instansi/lembaga serta seluruh komponen bangsa .dan masyarakat di tingkat Pusat, Provinsi,Kabupaten/Kota.

 

Saya mengharapkan kepada Gubernur/Bupati/Walikota, DPRD,  BUMN/BUMD/BUMS, perguruan Tinggi, LSM dll berperan aktif memobilisasijajaran dan masyarakat untuk melaksanakan gerakan penanaman pohon di wilayahnyamasing-masing.

Selamaini manfaat penanaman pohon telah secara nyata memberikan kontribusi tidak hanya untuk menurunkantingkat emisi gas rumah kaca global akan tetapi juga berperan mencegah terjadinya bencana alam banjir, tanah longsor pada musim penghujan serta mencegah terjadinya kebakaran dan kekeringan pada musim kemarau, selain itu juga berdampak langsung meningkatkan kesejahteraan masyarakat utamanya masyarakat pedesaan di berbagai daerah di Indonesia.

 

Hadirin yang berbahagia,

Kiranya perlu saya sampaikan tentang keberhasilan gerakan penanaman pohon secara nasional yang diawali tahun 2007 berupa Aksi Penanaman Serentak Indonesia dengan target 79 juta batang dan Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon dengan target 10 juta batang telah terealisasi sebanyak 101 juta  batang (113%).

Pada tahun 2008 target Aksi Penanaman Serentak Indonesia ditingkatkan menjadi 100 juta batang serta Gerakan Perempuan Tanam dan Pelihara Pohon dengan target 5 juta batang, telah terealisasisebanyak 114juta batang (108%).

Tahun 2009 ditetapkan target Penanaman Satu Orang Satu Pohon (One Man One Tree)atau 230 juta batang telah dapat terealisasi sebanyak 251 juta batang (108%).

Berkenaan dengan itu kita optimis,dengan dukungan dan daya upaya semua pihak maka target Penanaman Satu MilyarPohon pada tahun 2010 inijuga akan dapat tercapai.

Dengan samakin meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menanam pohon, Insya Allah akan segera terwujud budaya menanam pohon sebagai bagian dari kehidupansosial bangsa Indonesia.

Saudara-saudara yang saya hormati,

Untuk kepentingan gerakan penanaman masal secara nasional tersebut sudah tentu membutuhkan bibit tanaman/pohon yang berkualitasbaik dan jumlah yang besar serta terjangkau oleh masyarakat di seluruh wilayahIndonesia.

Oleh karena itu program Kementerian Kehutanan pada tahun 2010 adalah pembangunan kebun bibit rakyat (KBR)sebanyak 8.000 unit atau setara 400 juta batang di 422 Kabupaten/Kota dan tahun 2011 sebanyak 10.000 unit atau setara 500 juta batang pada 424

Kabupaten/Kota. Selain itu pada tahun 2011 akan dibangun 23 unit persemaian  permanen/modern di 22

Provinsi dengan produksi bibit berkualitas sekitar 35 juta batang per tahun. Gunamelayanipermintaan-bibit bagi masyarakat luas disetiap Kabupaten/Kota telah dan akan didirikan Posko Pelayanan Bibit yang berlokasi di kantor Dinas Kehutanan Kabupaten/Kota.

 

Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah berbasis pro pertumbuhan, pro lapangan kerja, pro kemiskinan dan pro lingkungan, Kementerian Kehutanan selama 5 (lima) tahun (2010-2014) mengembangkanprogram pemberdayaan masyarakat di dalam/sekitar kawasan hutan, yaitu :

Hutan Kemasyarakatan seluas 2 juta Ha dan

Hutan Desa seluas 500 ribu Ha di kawasan

Hutan lindung dan hutan produksi,serta

HutanTanaman Rakyat seluas 900 ribu Ha pada kawasan hutan produksi. Selain itu di luar

kawasan hutan dikembangkan pula Hutan Rakyat

Kemitraan antara kelompok tani dengan industri perkayuanseluas250 ribu Ha.

 

Hadirin yang berbahagiai

Waktu pelaksanaan Penanaman Satu Milyar Pohon telah ditetapkan mulai padatanggal 1 Februari 2010 sampai dengan31 Januari 2011.

Kinerja Gerakan PenanamanSatu Milyar Pohon di tingkat provinsi dan kabupaten/kota akan dinilai dan diberi penghargaan oleh Presiden RI kepada Gubernur, Bupati/Walikota yang berprestasi.

Saya mengharapkan untuk melanjutkan gerakan penanaman ini dan melaporkan realisasinya sesuai mekanismedan proseduryangtelah ditetapkan.

Pada kesempatanyang baik ini, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak yang peduli dalam mensukseskan Gerakan Penanaman Satu Miliyar Pohon di tingkat pusat, provinsidan kabupaten/kota.

Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan

rahmat dan hidayahNya kepada upaya-upaya kita ini.

Aminya robbal alamin.

Terima Kasih.

 

Billahitaufiq Walhidayah,

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Jakarta, 28 November 2010

MENTERIKEHUTANAN

ZULKIFLIHASAN