Get Adobe Flash player
Pencarian

Polling

Statistik User
691241
Pengunjung hari ini : 231
Total pengunjung : 178256
Hits hari ini : 1156
Pengunjung Online : 5
Shoutbox


Nama :
Website :
Pesan :

Sekilas Info
  • - Dirgahayu Republik Indonesia Ke 69, semoga Indonesia Menjadi Negeri yang Bertambah Maju, Adil dan Ma

Diposting oleh : Administrator Kategori: Umum - Dibaca: 3006 kali - WIB

JAKARTA. Kementerian Kehutanan (Kemhut) menargetkan revisi
Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya
Alam Hayati dan Ekosistem bisa dibahas dengan Dewan Perwakilan Rakyat
(DPR) pada awal tahun 2012.

Dalam beleid yang baru ini akan ada beberapa perbaikan. Salah satunya
soal hukuman bagi pelaku perdagangan satwa liar. Direktur Perlindungan
Hutan dan Konservasi Alam (PHKA) Kemhut Darori menyatakan dalam beleid
yang berlaku sekarang, hanya memberikan hukuman denda pada para
pedagang satwa liar sebesar Rp 100 juta.

Nah, kelak, rencananya hukuman denda dipatok minimal Rp 5 miliar dan
maksimal Rp 10 miliar. "Lalu untuk pidana penjara minimal tiga tahun
dan maksimal 10 tahun," ujar Darori.

Lalu, dalam revisi itu juga akan ada pengecualian larangan bagi
masyarakat untuk menanam pohon yang bukan endemik di zona inti dan
cagar alam. Nantinya, masyarakat boleh mengisi tanaman endemik di
cagar alam yang sudah gundul.

Darori menyatakan saat ini draf revisi UU tengah diolah Dewan
Kehutanan Nasional (DKN) yang mewakili pengusaha, masyarakat adat,
pemerintah, lembaga sosial masyarakat dan perguruan tinggi.

sumber: http://nasional.kontan.co.id/v2/read/1318219184/79526/Revisi-UU-Konservasi-dibahas-pada-awal-2012





Nama :
Website :
Komentar :
 
 (Masukkan 6 kode diatas)